Siang bolong gini saya mimpi jadi dirut PT DI. Terus terang saja, ini satu-satunya mimpi yang masih saya inget. Harap maklum pembaca, soale saya mimpi sambil melek. Jadi, bukan mimpi sambil tidur.
Dalam mimpi saya itu, saya melakukan suatu program reformasi besar-besaran di PT DI. Yang direformasi bukan masalah teknikal managerial ataupun semacamnya, tapi mereformasi karakter manusianya.
Reformasi itu saya sebut saja program “AHHA, PTDI SUPERDAHSYAT!!!” . Tujuannya sebenarnya memompakan semangat dan motivasi kepada seluruh karyawan PTDI dengan cara yang sebenarnya biasa saja yaitu Nonton TV Rame-rame. Program itu melibatkan satu Stasiun TV Bandung tiap malam Jum’at, motivator utama Mario Teguh, dan beberapa motivator hebat lainnya yang diundang sekali-sekali. Program berlangsung 6 bulan dengan kewajiban bagi seluruh karyawan untuk menonton acara Mario Teguh “Ahha PTDI Superdahsyat” yang disiarkan LIVE dari hanggar pesawat. Tujuan program sebenarnya sederhana saja yaitu:
1. Untuk mengetahui seberapa penting PT DI bagi karyawan.
2. Untuk mengetahui seberapa besar kepentingan karyawan terhadap PT DI.
3. Untuk mengetahui seberapa cinta karyawan pada kesejahteraan keluarganya
4. Untuk mengetahui seberapa cinta karyawan pada PT DI
5. Dan hasil akhirnya hanya 2 pilihan, membubarkan PT DI atau meneruskannya.
Untuk setiap sesi acara motivasi, selama enam bulan, karyawan secara berkelompok harus menyampaikan unek-uneknya, kesan-kesannya atas topik motivasi dan apa yang perlu dilakukan bagi PT DI di dalam lingkup kerjanya supaya setiap karyawan benar-benar sadar kalau pekerjaannya mempunyai arti penting bagi dirinya, keluarganya maupun bagi PT DI.
Tolok ukur keberhasilan pun dirumuskan sedemikian rupa sehingga dari hasil program “AHHA PTDI SUPERDAHSYAT” itu pihak pemerintah yang jadi patron PT DI bisa menjawab dengan cepat pertanyaan no 5 diatas.
Itulah mimpi saya di siang bolong jadi Dirut PT DI.
Mudah-mudahan mimpi saya bermanfaat. Amiin.
0 Tanggapan ke “Saya Bermimpi Jadi Dirut PT DI”